Mengenal Pressure Drop dan Final Resistance dalam Filter Udara HVAC

503235 shutterstock 304365986 995569 crop - Mengenal Pressure Drop dan Final Resistance dalam Filter Udara HVAC

Semua jenis filter udara, baik Pre-Filter, HEPA, Paint Stop, Dust Collector, dan sebagainya menciptakan tekanan udara. Terdapat berbagai macam faktor yang menyebabkan penurunan tekanan udara. Penurunan ini disebut dengan Pressure Drop.

Apa yang dimaksud dengan pressure drop?

Dalam konteks filter industri, Pressure Drop merupakan penurunan tekanan udara yang disebabkan oleh filter. Pressure drop dan efisiensi filter merupakan dua hal yang berbanding lurus, semakin rendah efisiensi filter maka semakin rendah pressure dropnya, sedangkan semakin tinggi efisiensi filter maka semakin tinggi juga pressure dropnya.

Apa yang dimaksud dengan Initial pressure drop?

Initial pressure drop, atau yang sering disebut sebagai initial resistance, merupakan pressure drop yang disebabkan oleh filter baru yang belum pernah dipakai. Initial pressure drop dari setiap filter beragam tergantung dari efisiensi yang dimiliki filter tersebut. Volume udara yang dialirkan juga memengaruhi initial pressure drop dari suatu filter, semakin tinggi volume udaranya maka semakin tinggi juga initial pressure dropnya

Apa yang dimaksud dengan final pressure drop?

Final pressure drop, atau yang sering disebut sebagai final resistance, merupakan pressure drop saat filter sebaiknya diganti. Setelah filter digunakan, partikel debu akan terkumpul secara perlahan dan semakin mempersulit aliran udara untuk mengalir, hal ini menyebabkan meningkatnya pressure drop. Menggunakan filter setelah melewati final pressure drop akan menyebabkan turunnya performa filter dan memaksa blower untuk bekerja lebih keras agar bisa mengalirkan volume udara yang sama. Hal ini dapat meningkatkan resiko dari kerusakan perangkat.

Bagaimana cara mengetahui Initial Pressure Drop dan Final Pressure drop dari suatu filter?

Initial dan final pressure drop dapat ditemukan pada spesifikasi filter. Pre filter, Medium, dan HEPA memiliki pressure drop yang berbeda-beda. Biasanya untuk filter AHU diletakkan pada stiker bagaian samping filter udara, sedangkan untuk tipe filter lainnya tertera dalam spec sheet. Volume udara juga disebutkan pada Initial Pressure Drop tertentu. Berikut ini merupakan tabel pedoman umum dari pressure drop suatu filter:

Kelas Efisiensi FilterFinal Pressure
G2 – G3 Croase Filter100 – 150
G4150 – 200
F5 – F6150 – 250
F7 – F9250 – 400
H10 – H11 / E10 – E11250 – 450
H12 – H14400 – 600
Tabel 1 : Kelas Efisiensi dan Final Pressure yang umum digunakan

Perlu diperhatikan selain kelas efisiensi filter, terdapat berbagai macam faktor yang menentukan Final Pressure dari suatu filter.

Faktor yang memengaruhi initial dan final resistance dari suatu filter udara

  • Efisiensi filter udara
  • Kekuatan dari filter udara
  • Perubahan efisiensi selama penggunaan
  • Volume udara
  • Konsumsi energi
  • Biaya pergantian filter
  • Final Pressure Drop yang umum digunakan dalam filter udara

Kesimpulan

Initial dan final pressure drop merupakan bagian penting dari filter udara. Initial Pressure Drop menjelaskan tekanan udara awal saat filter dipasang, sedangkan Final Pressure Drop menjelaskan tekanan udara saat filter sebaiknya diganti.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *